Rabu, 16 September 2020

Penjara Ego


 

Aku ingin berkata,

Tentang sebuah pemikiran yg telah lama aku tunda untuk disadari...

Ya... Aku baru menyadari dan memahaminya. Ini tentang sesuatu dimana aku buta dan tidak melihat apapun lalu jatuh, dan mencari2 kesalahan. Tak pernah kutemukan hingga aku keluar dan bangkit dari kejatuhan itu...

Kita adalah insan yang tak pernah sadar bahwa dalam diri seseorang tidak akan selalu ada pikiran yg sama, lalu kita memaksakan sesuatu untuk disepakati, sementara jelas sudah tau dengan jelas hal itu tidak akan menemukan kata SEPAKAT.

Ya,, memaksakan kehendak sendiri terhadap kehendak oranglain, terkadang itulah menjebak kita dalam masalah. Bahkan kita tak akan pernah tahu seberapa jahatkah perlakuan seseorang itu terhadap kita. Kita membenarkannya karena merasa telah lebih dulu bersalah.

Dalama hidup ini.. Ada hal2 yang tidak mampu kita paksakan. Jika keadaanmu saat ini jauh dari apa yg kamu doakan dan setelah berdoa kau malah merasa masalah semakin besar, berdoalah sekali lagi, sudahkah doamu sama dengan kehendak Bapa?? Dalam doa, aturan ini juga berlaku sama, JANGAN MEMAKSAKAN kehendak kita kepada kehendak BAPA. 

Banyak orang bercita-cita untuk bebas, tetapi memenjarakan diri dalam keegoisan. Itu menyiksanya, dan ego memaksanya bertahan, memaksanya sepakat. Dan tanpa disadari memaksanya menyakiti dirinya sendiri dan orang lain. 

Sekarang kataku, keluarlah. Karena kita tak bisa menemukan semua kebenaran itu di dalam ego. Di sana gelap sekali,, dan kita takkan mampu melihat apapun. Keluarlah, di luar sana terang, matamu bercahaya, kau akan jelas melihat dan akan benar-benar menjadi manusia yang merdeka.

Sabtu, 08 Agustus 2020

TENTANG HIDUP


 Kau tahu apa tentang hidup???

Aku,, tak ingin menghabiskan hidup karena orang baik. Orang-orang baik itu selalu merasa lebih benar dari orang lain. Menutup mata bahwa sebaik-baiknya manusia, ia berdosa juga. Seringkali kebaikannya dijadikan alasan untuk menghakimi...

Akupun tak ingin menghabiskan hidup karena orang jahat. Merek

Add caption
a menjerumuskanku untuk toleransi berlebihan terhadap kesalahan, bahkan mungkin, berdamai dan melakukannya tanpa lagi ada rasa bersalah. Rasa ini membuatku akhirnya mati. Rasa mati rasa.

Lalu, bagaimana aku harus hidup?

Aku tak ingin hidup jika di dunia ini hanya ada 2 jenis manusia itu.

Keberuntunganku adalah memiliki satu oknum yg bisa kupercaya bahwa sekalipun dia menghakimi, penghakimanNya ter-adil. Meski dia harus mengampuni, tapi dosa tidak ditoleransi.

 Ya. Aku seberuntung itu, sehingga aku tak perlu gelisah memilih selama aku hidup.

Jumat, 24 Juli 2020

Setitik Cahaya, Sejuta Harapan.




Dulu,,, 
Aku pernah menatap langit yg gelap... 
Pekat dan membayang... 
Awannya selalu mengikuti langkahku.. 
Seperti hantu!!! 
Iya tak lelah membangkitkan rasa takutku.. 
Aku pergi,  namun dia ikuti.. 
Aku lari,  namun ia lebih gesit.. 
Aku lelah,,  dan rasanya ingin menyerah.. 
Aku memilih untuk tenggelam di dalamnya.. 
Mencoba bersembunyi di balik gelap dan terhanyut bersamanya.. 
Namun semua tak berlangsung lama.. 
Setitik cahaya memberiku harapan.. 
Meski harus berlari lebih kuat,, 
Berpikir lebih cerdik,  menahan luka yg lebih sakit,  ketika kaki harus tersandung dan jatuh kembali.. 
Namun semua tidak sia2.. 
Iman menyelamatkanku..  Setitik cahaya itu membawaku keluar dari awan gelap.. 
Secara perlahan tapi pasti dia mulai berikan cahaya besar,  semakin besar,  sampai akhirnya kudapati,  seluruh diriku terang dan bersinar oleh cahayaNya.. 
Terimakasih Cahaya,  terimakasih harapan :)

Perjalanan menjemput Vicar ke Siantar,  1-2-2017

Kamis, 23 Juli 2020

Majulah. Jika sulit, maka bertahan. Bukan Mundur!!

Pertama, mereka mengabaikan anda. Kemudian, mereka tertawa pada anda. Berikutnya, mereka melawan anda. Lalu, anda menang, kata Mahatma Gandhi.

Apapun yang terjadi, jangan pernah mundur. Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika rencana besar pasti dikelilingi tantangan. Jangan sekalipun melangkah mundur. Melangkah mundur berarti anda kalah dan gagal.
Yakinlah dan majulah karena itulah sifat pemenang. Pemenang tak pernah mundur dari medan perang walaupun lawannya mustahil untuk dikalahkan. Simpanlah kata kata motivasi untuk diri sendiri dan bertekadlah untuk maju!

1 langkah maju kakimu membuatmu selangkah lebih dekat ke masa depanmu.
1 langkah mundur kakimu, membuatmu selangkah lebih jauh untuk sesuatu yg ingin kau raih. Jarak itu, pilihan kita yang menentukan. :)

Majulah. Jika sulit, maka bertahan.
Bukan mundur!


Selasa, 21 Juli 2020

Happy Inside Beautiful Outside

Kebahagiaan =)

Margaret, istri John Maxwell (seorang motivator terkenal) menjadi pembicara di seminar tentang “kebahagian”. Maxwell, sang suami duduk mendengarkan di bangku paling depan. Selesai ceramah, pada sessi tanya jawab, seorang ibu mengancungkan tangannya dan bertanya, “Ibu Margaret, apakah suami anda membuat anda bahagia?” Margaret tampak terdiam sejenak dan kemudian menjawab, “Tidak”. Seluruh hadirin terkejut. “John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia”. Hadirin melihat ke suaminya. Maxwell juga menoleh mencari-cari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar. Kemudian Margaret melanjutkan, “John Maxwell suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi dan mabuk. Ia seorang suami yang setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuatku bahagia”. Seorang yang hadir bertanya, “Mengapa?” Jawabnya, “Karena tidak seorangpun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagianku selain diriku sendiri”. Margaret menjelaskan, “Tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia, baik pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu. Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Yang bisa membuatmu bahagia adalah dirimu sendiri. Kamulah yang bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Kalau kamu selalu bersyukur, tidak punya perasaan minder, tidak negatif thinking, selalu berpikiran positif, percaya diri, selalu berbuat baik kepada semua orang, tidak punya musuh kamu akan bahagia. Pola pikir kitalah yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak. Bukan faktor luar. Bahagia tidaknya kita tidak ditentukan seberapa kaya diri kita, cantik atau ganteng pasangan kita, atau sesukses apakah dirimu. Bahagia adalah keputusan dari kita, kita sendiri yang menentukannya dan kita tidak boleh tergantung kepada orang lain”.

Jumat, 04 Maret 2016

Try To Be Positive

Pernah terpikir untuk bangkit di kala yang lain runtuh?
May be, ini yang menginspirasiku siang ini...
Beranjak dari masalah,
Kita ga bisa bohongin diri kita, kalau ternyata hidup ini ga pernah lepas dari yang namanya "MASALAH"
Seandainya istilah "Lo Gue End" bisa kita ucapkan pada masalah,
tentu hidup ini ringan sekali, bukan?

Tapi, sepertinya kalau di lihat dari kacamata (+) ku,
Terkadang aku melihat, masalah ini juga adalah cara Tuhan untuk memberikan hadiah pada kita.
Sadar, ga sadar, kita selalu terima hadiah yang luar biasa di balik setiap masalah yang kita hadapi.
Entah apa maksud Tuhan membungkus hadiah-hadiahNya ini dengan masalah.
Tapi aku hanya tahu berbahagia ketika aku menyadari, hadiah yang kuterima dilapisi dengan masalah-masalah yang sudah kulalui.

Sahabat,
Dengan kesadaran ini aku beroleh pemahaman yang berbeda,
Lagi-lagi ini dari kacamata (+)ku.
Jika dulu, ketika aku memiliki masalah aku hanya bisa menangis dan mengurung diriku di kamar,
menghabiskan seluruh waktuku dengan sia-sia sampai semuanya kembali baik,
Perlahan aku mulai bertransformasi.
Wujud transformasiku yang pertama ialah dengan mencari solusi terbaik secepat mungkin, agar aku bisa kembali hidup normal.
Karena jujur saja, aku tak ingin menjadi seseorang yang cengeng.
Lama kelamaan, aku mulai mencoba untuk berani menghadapi masalahku,
walau hati mendorongku untuk mengunci diri di kamar dan menikmati piluku sendiri,
Tapi aku mulai menyadari, bahwa aku harus tetap ada bagi orang lain,
bahwa aku harus tetap berdiri di tengah-tengah masalahku.
Memang tak bisa dipungkiri, pikiran kita akan kacau seketika jika ada masalah,
Namun, ketika kita coba untuk keluar dari penjara pilu dan membuka tangan bagi mereka yang membutuhkan,
masalah akan terasa sangat ringan, bahkan mungkin bisa hilang.
Berbuat untuk orang lain, melakukan pekerjaan positif di tengah-tengah kelemahanmu,
mungkin adalah sesuatu yang mustahil bagimu sebelum ini.
Namun, haruskah kita terpuruk sementara kita tahu, masalah adalah kertas kado dari Tuhan?
Ambil waktu sejenak, tenangkan hati, bicara padaNya, bicara pada dirimu,
kerahkan yang terbaikmu, lihat dirimu, apa lagi yang bisa kau lakukan bagi orang lain,
Percayalah, di luar segala sisi lemahmu, ada begitu banyaknya wajah yang menengadah dan tangan yang teragkat memohon uluran tanganmu..

Be Positive,
Teruslah berkarya, Tuhan akan berikan hadiah terindahmu, di saat terindah..

Sweetry N. Sitohang

Kamis, 03 Maret 2016

Langit Senja

Syalom...

Aku ingin berbagi tentang SENJA....
Bagiku, senja adalah titik klimaks dari keseluruhan hari.

Sore ini aku kembali menikmati indahnya langit senja dari balik jendela kamarku..
Aku mulai merasakan sukacita mengaliri seluruh tubuhku.
Dulu, aku pernah berada dalam suasana yang sama di lokasi yang berbeda.
Seolah mengawang di fatamorgana, aku diam-diam sudah terhanyut di dalamnya..

Langit berwarna Jingga kemerah-merahan-Ungu-Biru itu tampak sangat mempesona.
aku membayangkan diriku berada di atas sana, menari bersama burung-burung..
memandang luas dan menukik pada langit merah itu.
hahaha,
senyum mulai terkembang di bibirku..

Sahabat, aku ingin berbagi,,
Beberapa waktu terakhir aku mulai kehilangan diriku,
Aku mulai kehilangan tawaku, dan melibatkan sekitarku untuk jatuh dalam kesalahan-kesalahan yang telah kuperbuat.
untuk mengangkat sebuah senyumpun aku tak mampu.
Perlahan, pikiran-pikiran negatifku pun berkembang biak dengan cepat.
Sukacitaku tambah hanyut dalam derasnya pergumulan hidup,
Dan sebagai mahasiswa tingkat IV, seminar-seminar sudah cukup berperan untuk menggodok hati dan logika ini.
Tapi,, hari ini aku bisa tertawa,
Aku bisa tertawa lepas di depan teman-temanku,
Aku bisa tertawa lepas di depan orang-orang khususku.
Aku bahagia bisa menemukan tawa ini lagi,
Bisa menemukan sukacita mereka ketika aku berada di dekat mereka.

Senja ini membawaku kembali
Kembali menari dalam tawa dan sukacita.
Mungkinkah hanya karena senja semua masalah hilang?
Tentu bukan.
Mungkin tak semua orang akan menyukai senja.

Sahabat, tahukah apa yang terjadi di detik-detik aku menikmati senjaku?
Aku hanya berdoa dengan singkat.
Mengucap syukur buat keindahan dunia.
Dalam menikmati senja, aku meluangkan waktu untuk berdiam,
Dalam menikmati senja aku meluangkan waktu untuk istirahat dari semua kesibukanku (yang berguna pun yang tak berguna), hehhehe
Aku tak menyadari bahwa hal kecil yang kulakukan ini akan membawa dampak luar biasa bagi hidupku.

Kini, ada hal-hal yang kutemukan dalam diriku,
Yaitu bahwa aku mencintai senja
Bahwa aku akan duduk bersila di depan jendela kamarku mulai pukul 06.30 (waktu Medan)
Bahwa aku mencintai diriku, untuk hari yang masih bisa kunikmati.
Dan satu hal terpenting, 
Aku punya waktu untuk berjumpa dengan "Bapakku"(Tuhan Yesus),
Bercengkerama bersama dan salam tanganNya, sambil bilang "Makasih Pak, ini Indah!"



NB: Find ur self, find ur happiness, n don.t forget to givethanks for the Lord. ^^

Malam baik ya Sahabat... :)